A Man Called Ahok

A Man Called Ahok Hanya Akan Tayang 3 Hari

Pada saat beberapa waktu lalu, sudah viral di media sosial propaganda dari film ‘A Man called Ahok’. ini juga disebut dalam jangka waktu 3 hari saja ditargetkan harus bisa mencapai 1 juta penonton. Ahok, melalui tim nya, buka suara soal hal ini. Melalui Instagram, Ahok juga mengajak seluruh masyarakat untuk menonton film tersebut. Dia juga mengatakan dengan jelas tidak benar kalau film tersebut hanya akan di tayangkan selama 3 hari saja.

“Semuanya sudah pada nonton film A Man Called Ahok? yang belum sempat nonton, ajak semua keluarga, teman-teman, tetangga dan yang lainnya. Tidak benar film yang ada di bioskop tersebut hanya 3 hari saja ditayangkan,” Jelas @Basukibtp di instagram.

Pada sebelumnya, ada di beberapa postingan yang juga viral beredar, yang tertulis ‘Waspada Toiket Gratis Untuk Nonton Film Propaganda Ahok’. Dikatakannya bahwa film tersebut harus di targetkan mencapai 1 juta penonton dalam jangka waktu 3 hari saja. “Hari kamis 8 November 2018 nanti akan muncul film propaganda Ahok seorang penista agama islam yang berjudul ‘A Man Called Ahok’ dan akan mulai di tayangkan di bioskop dalam waktu 3 hari saja mereka juga harus di targetkan untuk mencapai 1 juta penonton. Jika tidak tercapai Film nya harus diturunkan,” Tulis postingan tersebut.

Sutradara ‘A Man Called Ahok’, Putra Matuta ini juga memberikan klarifikasi dan memberikan penjelasan bahwa hal yang terdapat dalam postingan tersebut adalah berita bohong dan juga merupakan berita hoax. “Saya sebagai sutradara dari film A Man Called Ahok dengan ini juga memberikan klarifikasi bahwa film yang juga beredar tentang film kami yang akan diturunkan dari layar lebar atau bioskop dan sebagainya apabila tidak mencapai target 1 juta penonton dalam jangka waktu 3 hari setelah dilirisnya film tersebut merupakan berita hoax dan tidak benar,” Tulis Putra pada instagram Story Miliknya. ” Jadi untuk anda semua yang telah membaca berita postingan tersebut, jangan percaya begitu saja, karna sudah saya klarifikasikan bahwa berita tersebut tidak benar adanya” Tutupnya.