Berita Politik Indonesia Terkini

Alasan Lucinta Luna Dukung Pasangan No 2

Berita Politik Indonesia Terkini – Urutan Wakil Presiden 02 Sandiaga Salahuddin Uno menyambut dukungan Lucinta Luna yang menyuarakan dukungan untuk posting Prabowo dan Sandi. Kata Sandi, dia terus membujuk publik dan menerima semua dukungan yang mereka berikan.

“Ya, alhamdulillah, semua dukungan yang kami terima,” kata Sandiaga di kompleks perumahan DPR, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu, tanggal 31 Oktober 2018.

Kata sandi kata sandi yang mendukung dari siapa pun tidak menjadi masalah. Karena, sebagai pemimpin dalam pemilihan Pemilihan Presiden 2019, tugasnya adalah meyakinkan orang.

“Namanya juga calon kami yang mencoba membujuk rakyat, meyakinkan rakyat, tentu saja rakyat Indonesia mencoba membuat ekonomi agar menajdi lebih baik dari sebelumnya, jadi kita juga bisa mendapatkan pekerjaan untuk pelaku ekonomi kreatif, harga yang wajar. Jadi dukungan dari mana saja kita ucapkan terima kasih dan terima kasih cinta Tuhan, “kata mantan Deputi Gubernur DKI Jakarta yang berhasil di kutip oleh┬áBerita Politik Indonesia Terkini.

Sebelumnya, selebriti Lucinta Luna menjelaskan alasan untuk mendukung nomor seri 02. Dia memiliki beberapa alasan untuk mendukung Prabowo dan Sandi dalam Pemilihan Presiden 2019, di mana Prabowo dipandang sebagai pria yang taat melayani di negara, seorang tokoh kuat, tanpa kekerasan, dan seorang negarawan yang tidak pendendam.

“Alasan Pak Prabowo adalah orang yang tulus di negeri ini, ia adalah salah satu negarawan dan yang paling cerdas dan paling ikhlas dalam hati dan jiwanya meskipun ia sering dikhianati oleh orang terdekat,” kata Lucinta.

Lucinta telah membuktikan dukungannya untuk pasangan dan nomor dua dalam video yang diunggah oleh manajer Instagram-nya, bernama Adrena Isa Zega (@isazega_). Dalam video itu, Lucinta juga meletakkan jari di dua jari.

Sementara itu, ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menanggapi sokongan Lucinta Luna untuk Prabowo dan Sandi. pendapat Mardani, semua pihak memiliki hak untuk sokongan buat Prabowo-Sandi.

“Kami terima itu secara normal sebagai dukungan dari pihak lain. Setiap orang berhak untuk mendukung siapa yang dia pikir dia berharap untuk memperbaiki negara,” kata Mardani pada Rabu, 31 Oktober 2018.