Berita Seputar BNN

Mabuk Rebusan Pembalut Ini Terjadi Karena Coba-Coba

Berita Seputar BNN – Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba (FOKAN) ini menimal maraknya fenomena remaja yang mabuk dengan air rebusan dari pembalut ini dikarena sifat sifat remaja yang memang sering coba-coba. Dan bahkan, hasil coba-coba ini juga bisa dilakukan dengan mencampur lagi rebusan pembalut dengan zat yang lainnya.

“Ini juga sebenarnya ada macam-macam, Mereka pada biasanya coba-coba misalnya saja obat ini mereka campurkan, Lalu mereka juga mendapatkan reaksi yang bagaimana tidak ada, berati itu juga sudah termasuk mereka coba untuk fly, atau berkhayal, mimpi, dan juga ini pada akhirnya dikonsumsi massl oleh para anak-anak. Kata Presidium Nasional FOKAN, Jefri Tambayong.

Jefri mengaku sudah menelusuri penggunaan air rebusan pembalut tersebut. Rata-rata, kata Jefri, yang mengonsumsi air rebusan pembalut ini merupakan anak jalanan. Alasannya, karena pembalut ini merupakan barang yang mudah untuk di dapatkan. “Dari yang kami telusuri anak-anak jalanan, tapi juga tidak sedikit anak yang sekolah. Tapi mereka biasanya, mereka itu Ingin coba-coba. Tappi yang mencoba ini pasti anak yang sudah terkena Narkoba sebelumnya contohnya PCC, aibon, ekstasi dan narkoba jenis lainnya. Mereka juga mencari alternatif pada saat barang yang memang pada biasanya mereka ingikan tersebut sudah dicari,” Katanya kepada wartawan¬†Berita Seputar BNN.

Namun, apakah air rebusan pembalut ini mengandung zat adiktif? Dia juga mengaku lebih baik untuk menunggu hasil dari pemeriksaan yang dilakukan dilabolatorium BNN. “Kalau dari anak-anak yang memang saya bina ini sih bilangnya memabukan. Saya juga belum menelitinya secara adiktifnya. dan Felling saya sih pastinya ada, Kalau tidak bahan kimia, ataupun pengawet dari softex ini, tapi saja juga tidak tau secara jelas, Pak Arman Depari bilang BNN sedang sedang meneliti di labnya, terutama anak-anak tersebut jgua tidak bis aditangkap karena ini kan dijual umum dan dan bebas, paling juga hanya di rehabilitasi,” Katanya.

Sebelumnya BNN juga terus menerus mendalami kasus remaja mabuk rebusan pembalut tersebut. Tidak hanya di Jawa Tengah, Ternyata Fenomena tersebut juga ada di Jawa Barat dan DKI Jakarta.

“Kami memang menerima informasi tersebut, memang tidak hanya di Jawa Tengah. Tapi di Jawa Barat dan sekitar Jakarta ini kita juga menemukannya. bahwa ada anak anak muda kita yang memang menggunakan kain pembalut wanita yang direbut. Kemudian airnya diminum untuk bahan pengganti narkoba. Namun juga pada saat ini masih dalam pendalaman kami,” Kata Deputi Bidang Pemberatasan BNN Irjen Arman Depari di Kantor BNN, Jakarta Timur, Kamis (8/11/2018) seperti kutipan dari¬†Berita Seputar BNN.

“Di Karawang, Bekasi dan juga Jakarta Timur kita mendapatkan informasi,” Kata Arman Lebih Rinci. Fenomena ini juga dilakukan oleh para remaja. Arman mengatakan para remaja itu menganggap adanya bahan-bahan psikoaktif pada pembalut tersebut.