Berita Tentang Liga Inggris

Nemanja Matic Hanya Menjadi Pajangan Di MU

Berita Tentang Liga Inggris – Mantan Dari Pemain The Reds, Steve Nicol memberikan pembelaan kepada sosok Nemanja Matic, Mivol mengatakan sang gelandang tersebut juga hanya menjadi kambing hitam dari performa kurang maksimal dan buruk tim Manchester United belakangan tersebut. Matic sendiri ini juga bisa dikatakan untuk menjadi salah satu anak emas anak dari Jose Mourinho, dia juga bermain di sebagian besar pertandingan yang di mainkan oleh tim setan merah ini sebagai seorang pemain inti.

Namun pada belakangan ini performa Matic ini cendurung menurun pada tim utama Manchester United. Hasilnya sangat banyak yang mempertanyakan keputusan dari Jose Mourinho yang juga tidak mencadangkannya walau penampilan sang pemain mulai memburuk. Namun Nicol sendiri menilai kritikan yang juga diberikan untuk Nemanja Matic tersebut merupakan sesuatu yang berlebihan.

“Saya lebih suka ketika juga para pendukung Manchester United tersebut mengkomplain bahwa mereka juga tidak memiliki ketahanan yang bagus untuk lini pertahanan mereka sendiri,” Buka Nicol kepada wartawan Berita Tentang Liga Inggris.

Nicol Sendiri juga menilai buruknya dari pertahanan Manchester United ini bukan karena salah dari Matic saja, karena menurutnya ini para pemain bertahan Manchester United ini harusnya bisa memiliki kontribusi yang lebih besar lagi. “Saya rasa barisan pertahanan mereka juga harus bisa berkerja sama dengan laik lagi ketika mereka diminta untuk melakukan pertahanan,”.

“Matic Saya rasa juga tidak melakukan pekerjaan yang buruk mengingat para pemain yang juga bermain bersama dengan dia saya rasa tidak banyak membantu Matic.”  Nicol juga menilai penampilan kurang baik dari Matic ini karena disebabkan oleh pembagian tugas yang tidak jelas diantara semua para pemain Manchester United.

“Dia kadang kadang bermain terlalu ke dalam karena juga para pemain bertahan tersebut ingin dia berada di depan mereka. Sementara pada waktu yang lain, dia bermain terlalu maju  karena para pemain lain mendorongnya untuk bisa lebih maju ke depan lagi.”

“Pada akhirnya juga dia tidak melakukan perkerjaannya tersebut dengan baik, karena dia juga terus menerus berubah-ubah posisinya pada lini tengah mereka sendiri. Ini juga bisa membuatnya berada terlalu dalam ketika Manchester United menyerang, dan juga posisinya sedikit tanggung ketika Setan Merah sedang diserang,” Tutupnya.