Berita Seputar FPI

Rizieq Shihab Dikabarkan Ditangkap Aparat Arab Saudi

Berita Seputar FPI – Pemimpi dari Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab ini dikabarkan ditangkap oleh aparat penegak hukum Arab Saudi. Kementerian Luar Negeri ini meminta kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi untuk bisa langsung mengecek berita penangkatan Rizieq Shihab langsung ke tempat tinggalnya di Mekah.

Diplomat Indonesia pada saat ini sedang menuju ke Mekah agar bisa mengecek secara langsung tempat tinggal Rizieq Shihab, kata Duta Besar RI Agus Maftuh Abegebriel. “Kami juga sedang melakukan pengecekan, ibu Menlu Retno Masudi ini barusan saja menelepon saja untuk mencari informasi yang benar tentang penangkapan dari Ketua Front Pembela Islam Habib Rieziq Shihab,” Kata Agus Sambil Menambahkan katanya Selasa (06/11) ini juga diharapkan sudah bisa mendapatkan bukti terkait berita dari penahanan Ketua Front Pembela Islam tersebut.

“Belum bisa kami pastikan karena tidak bisa menjawab dengan berandai-andai tanpa adanya bukti yang jelas,” Kata Agus sesuai kutipan Berita Seputar FPI. “Kami juga melakukan semuanya untuk bisa memberikan pendampingan, para ekspatriat yang ada di Indonesia, saya juga akan menggunakan istilah ini termasuk juga dengan tenaga kerja yang ada pada Indonesia, Di Arab Saudi didalam masalah apapun,” Tambahnya mengacu kepada langkah KBRI untuk mengutus diplomat langsung ke Mekah agar bisa mengecek berita yang beredar tentang Habib Rieziq Shihab.

Namun agus juga memastikan jika Rizieq Shihab ini yang keluar dari indonesia Sejak April tahun 201 lalu ini adalah termasuk warga negara Indonesia “Overstay” yang visanya juga sudah habis masa berlakunya Sejak July lalu. Namun dia juga mengatakan ini merupakan tanah hukum Saudi agar bisa menderpotasi warga negara asing yang juga masa berlaku Visanya sudah habis.

Dua juga mengatakan warga asing yang sudah habis masa belaku Visanya akan langsung dijaring oleh pihak imigrasi yang ada di Arab Saudi dan akan segera dibawa ke bandara untuk dideportasi. Visa Rizieq Shihab di Arab Saudi ini sudah habis pada tanggal 20 july dan “Sejak saat itu juga posisi dia sebagai WNI Overstayer yang akan didenda oleh imigrasi sekitar dengan 15-30.000 real per orang nya atau sekitar dengan 120 juta, kali lima orang keluarganya. kemudian juga akan ada hukuman beberapa tahun tidak bisa memasuki Arab Saudi. Tambahnya.