Seputar Dollar AS

Rupiah Menguat, Bagaimana Pekerja Yang Bergaji Dollar AS?

Seputar Dollar AS – Nilai tukar Rupiah Pada Dollar Amerika Serikat (AS) terus menerus mengalami penguatan. Dan Hal ini karena mulai meredanya tekanan dari Dollar AS ke Rupiah. Sore kemarin Nilai Dollar tercatat sempat menyentuh Rp. 14.575.

Naik turunnya nilai dollar AS pada Rupiah, ini pastinya juga akan memberi pengaruh untuk mereka yang memiliki gaji dalam bentuk dollar AS. jadi bagaimana cara untuk mensiasati dampak dari naik turunnya nilai tukar Dollar AS ini pada rupiah untuk mereka yang memiliki gaji dollar AS?

Atur Pengeluaran

Pernecanaan keuangan dari Finasial Consulting, Eko Indarto ini menjelaskan, bagaimana cara yang terbaik agar bisa mengatasi hal hal tersebut adalah dengan tidak meningkatkan nilai konsumsi. Walaupun masyarakat yang digaji dengan menggunalan dollar AS pada saat ini sedang mengalami penurunan gaji karena dollar sedang melemah pada rupiah, ada banyaknya konsumsi yang akan dilakukan tidak lebih dari 50% jumlah pendapatan anda.

“Konsumsi ini juga akan ada baiknya tidak melebihi dari 50% pendapatan anda. Jadi kalaupun Nilai nya naik turun itu bisa dinilai dari Investasinya,” Katanya rabu (7/11). Ia juga menjelaskan, jangan terlalu fokus ada pendapatan yang akan diterima karena dari awal kesepakatan agar bis menerima gaji pastinya para karyawan ini sudah mengerti tentang dampak dari fluktuasi mata uang asing pada nilai rupiah. Eko juga menjelaskan untuk para penilai gaji dengan dollar AS ini harus bisa fokus agar bisa menjaga pengeluarnya tersebut.

“Jadi pengeluarannya ini dikelolah. Jika yang memang gajinya dibayar dengan dollar yah pastinya juga akan tepengaruh. Namun juga karena pengeluaran konsumsi itu juga bersifat psti, harusnya juga tidak ada pengeluaran lebih mungkin yang memang seperti dengan dana investasinya juga akan berkurang. Karena itu menggunakannya tidak boleh lebih dari 50% gaji maka dari itu yang akan bisa terdampak dari penurunan dollar AS ini adalah nilai investasinya,” tutupnya kepada wartawan yang meliput Seputar Dollar AS.

Beli Produk Ivestasi Ketika Dollar AS Tinggi

Sementara itu ada juga tips agar bisa mengelolah keuangan untuk para penerima gaji dollar dari Chief Economist Smuel Sekuritas Lama Soelistianingsih. Caranya ini adalah dengan menginvestasikan uang mereka pada saat nilai tukar dollar sedang tinggi. Dan Manfaatnya adalah dana dari hasil investasi ini akan bisa digunakan sebagai pengganti berkurangnya pendapatan pada saat nilai dollar AS sedang turun.

“Saya kira dengan adanya kenaikan seperti kemarin itu, karena suatu kenaikan dollarnya yang cukup tinggi. itu juga karena mereka juga sudah menabung sangat banyak. Kalau mereka mengalami penurunan juga sekarang belum terlalu besar jika dibandingkan dengan dulu ketika naiknya. Seharusnya ketika itu mereka bisa membeli haging pada gaji yang mereka miliki. Atau juga yang paling tidak mereka harus bisa mencari investasi yang juga akan bisa dijadikan sebagai pengganti yang akan bisa mengantisipasi pelemahan dollar AS tersebut,” katanya lanjutnya kepada wartawan Seputar Dollar AS.

Beragam bentuk Produk Investasi ini juga akan bisa digunakan. Dia juga mencontohkan, Di Amerika Serikat ini dengan cara para pekerja agar bisa menjaga nilai tukar serta juga penghasilannya ini dengan cara membeli emas. ” Kalau di Amerika mereka haging atau dollar itu adalah emas, Kalau disana. Tapi apakah itu juga berlaku disini. Misalnya saja kalau dia depresiasi sampai mencapai angka 5% dia juga harus mencari aset agar bisa menggantikan dollar yang turun tersebut. Misalnya dia Investasi didalam produk keuangan non dollar yang akan bisa memberikan Imbal balik yang sama dengan depresiasi dollar AS seperti emas,” tutup dia.